Eks Arsenal Sedih dan Bangga Usai Dipecat

Freddie Ljungberg mengaku bangga pernah jadi anggota tim pelatih Wolfsburg, walau kini telah dipecat.

Freddie Ljungberg, Arsenal
Freddie Ljungberg, Arsenal

Eks punggawa Arsenal dan tim nasional Swedia Freddie Ljungberg dipecat dari jabatannya sebagai staf kepelatihan Wolfsburg, bersamaan dengan pemecatan pelatih Andries Jonker.

Pemecatan tersebut diumumkan pada hari Senin (18/09) waktu setempat kemarin, setelah mereka mengalami awal musim yang buruk.

“Andries Jonker telah dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih kepala VfL Wolfsburg dan berlaku mulai saat ini,” bunyi pernyataan klub.

“Keputusan ini dibuat oleh manajer Wolfgang Hotze dan Dr Tim Schumacher bersama direktur olahraga Olaf Rebbe, dengan kesepakatan yang telah disetujui oleh direksi.”

Freddie Ljungberg tidak menutupi rasa kecewanya usai dipecat dari tugas yang baru diembannya sejak Februari silam ini, namun mengaku bangga karena sempat membantu Wolfsburg lolos dari jerat degradasi musim lalu.

Dalam pernyataan resmi yang Ia unggah di akun jejaring sosial Twitter, Ljungberg merasa kesal karena karirnya dinilai hanya dari empat laga saja.

“Walaupun harus kecewa meninggalkan VfL Wolfsburg kurang dari satu tahun dari proyek kami, saya bisa mengingat waktu saya [di klub] dengan kebanggaan penuh,” tulisnya.

“Saya beruntung pernah bekerja dengan para pesepak bola bertalenta dan didukung oleh para suporter yang bersemangat dan setia, yang memberikan peran penting dalam keselamatan kami di Liga Jerman.”

“Sangat disayangkan bahwa setelah melakoni empat pertandingan dan duduk di posisi ke-12, klub memutuskan untuk mengganti pelatih kepala Andries Jonker tapi ini lah sepak bola modern.”

“Walau saya tidak setuju dengan [pemecatan] itu, saya menghargai keputusan direksi dan sedih harus meninggalkan VfL Wolfsburg.”

“Saya berterima kasih kepada klub atas peluang yang pernah diberikan dan siap menghadapi tantangan baru [di pekerjaan berikutnya].”

Kini mantan pelatih Mainz 05 Martin Schmidt ditunjuk sebagai pelatih anyar dengan durasi kontrak selama dua musim.