Liga China Tersinggung Disangka Liga Pensiunan

773

Duo winger Bayern Munchen Franck Ribery dan Arjen Robben terlalu tua untuk bisa menjalani karir di Liga Super China.

Liga Jerman  - Liga China Tersinggung Disangka Liga Pensiunan

Direktur SIPG Shanghai Mads Davidsen telah mengatakan kepada duo Bayern Munchen, Franck Ribery dan Arjen Robben, bahwa mereka tak lagi jadi target dengan umur mereka sekarang.

Kedua pemain sayap itu telah dikaitkan dengan kepindahan ke Asia pada masa lalu, namun mereka sejauh ini memilih untuk tetap tinggal di Eropa.

Duet pemain gaek itu juga tidak memberikan indikasi bahwa mereka berniat untuk pergi ke Asia dalam waktu dekat, namun mereka telah diberi peringatan bahwa kesempatan untuk melakukannya telah tertutup karena faktor usia.

Ribery dan Robben sekarang masing-masing berusia 34 dan 33 tahun, dengan Liga Super China sudah tidak ingin mendatangkan pemain veteran dan lebih menyukai pemain dengan potensi untuk berkontribusi di masa sekarang dan masa depan.

Davidsen mengatakan kepada Sport BILD, “Ini adalah kesalahpahaman yang membuat saya sangat marah saat pemain di Eropa percaya bahwa mereka dapat dengan bebas memilih waktu untuk pindah ke China.”

“Ini situasi tiga atau empat tahun yang lalu tapi masa itu sudah berakhir.”

“Jika Ribery mendapat tawaran dua atau tiga tahun yang lalu dari China, maka itu adalah kesempatannya, tapi tim China yang ambisius seperti Shanghai SIPG tidak akan menandatangani kontrak dengannya atau Robben sekarang.”

“Mengapa klub China menandatangani kontrak dengan pemain usia 33 atau 34 tahun ketika mereka bisa mendapatkan bintang berusia 27 tahun seperti Axel Witsel atau Alex Teixeira, atau Oscar di usia 25 tahun?”

Robben mengklaim pada bulan Januari, dia tak akan pernah mengesampingkan kemungkinan pindah ke China. Ia mengatakan: “Keluarga saya datang lebih dulu, tapi pengalaman hidup, tinggal di tempat lain – di Amerika Serikat, di China – mungkin akan datang. Tapi mungkin juga tidak. Mungkin saya akan pulang [ke Belanda]. Saya tidak mengesampingkan apapun.”