Cuma Orang Ini Bisa Suruh Mbappe Gabung Real Madrid

Hanya tersisa satu orang saja di muka bumi ini yang bisa membujuk Kylian Mbappe untuk pindah ke Real Madrid. Bukan Zinedine Zidane.

Kylian Mbappe
Kylian Mbappe

Kylian Mbappe sepertinya akan terus bertahan di AS Monaco musim depan, kecuali jika ibunya berhasil membujuknya.

Pemain berusia 18 tahun itu adalah salah satu pemain paling diminati di Eropa setelah musim sensasionalnya bersama Monaco, di mana ia mencetak 15 gol di ajang liga dan menjadi pencetak gol termuda di semi final Liga Champions.

Penampilannya itu menarik perhatian Arsenal, Real Madrid, Paris Saint-Germain, Manchester United dan sejumlah klub raksasa lainnya.

Beberapa laporan di Prancis sekarang percaya bahwa dia akan bertahan selama satu tahun lagi di AS Monaco daripada mempertaruhkan risiko gagal bermain di Piala Dunia jika pindah ke klub lain. Kini ia bahkan telah menandatangani kontrak sewa rumah di dekat pusat pelatihan klub.

Namun, France Football mengklaim bahwa masih ada satu orang yang bisa meyakinkan Mbappe untuk meninggalkan Stade Louis II musim panas ini, yaitu ibunya.

Fayza Lamari – nama sang ibu – adalah satu-satunya anggota keluarga Mbappe yang dengan tegas mendorongnya untuk pergi, dan ingin anaknya pindah ke Real Madrid.

Los Blancos mengirim pelatih idola Zinedine Zidane dan presiden klub, Florentino Perez, untuk bertemu Mbappe dan perwakilannya, sebuah langkah yang jelas sangat mengesankan ibunya.

Arsene Wenger juga sudah bertemu dengan bintang muda tersebut, yang berbicara selama tiga jam dengannya, sementara juri taktik PSG, Unai Emery, pergi ke Bondy di Paris untuk menemui ayah Mbappe, Wilfried.

Namun demikian, semua tanda menunjukkan bahwa Mbappe akan tetap bertahan di AS Monaco untuk musim depan, dan dia bahkan bisa menandatangani kontrak baru senilai lebih dari 100.000 pounds (Rp 1,73 Milyar) per minggu.

Keinginan Mbappe untuk bermain di Piala Dunia tampaknya menjadi kekuatan pendorongnya untuk tetap tinggal di Monaco. Ia khawatir bahwa dengan pindah ke Real Madrid, sepertinya dia hanya akan menjadi penghangat bangku cadangan. Itu adalah mimpi buruk semua pemain.