Ditolak LaLiga, Neymar Minta Bantuan FIFA

LaLiga menolak pembayaran klausul pelepasan yang disodorkan Neymar, saat ia sudah mendapat lampu hijau dari Barcelona untuk pindah ke PSG. Pemain itupun minta bantuan FIFA terkait penolakan tersebut.

Setelah LaLiga menolak pembayaran klausul pelepasan Neymar, bintang asal Brasil itupun meminta bantuan FIFA.

LaLiga telah menolak pembayaran klausul pelepasan Neymar yang pecahkan rekor transfer dunia, yakni sebesar Rp3,49 Triliun. Neymar sebelumnya sudah meminta ijin kepada klubnya Barcelona untuk pindah Paris St Germain, di mana raksasa Ligue 1 ini bersedia berikan klausul itu secara penuh tanpa melibatkan pemainnya. Namun LaLiga menolaknya, dan menuduh PSG telah melanggar Financial Fair Play (FFP).

Beberapa orang pengacara yang mewakili Neymar datang mengunjungi kantor LaLiga di Madrid, dan mencoba menyelesaikan transfer tersebut. Mereka semula berencana untuk membayar klausul pelepasan Neymar, hingga pemain itu benar-benar ‘terbebas’ dari Camp Nou dan bisa diperkenalkan PSG sebelum akhir pekan ini.

Akibat penolakan LaLiga tersebut, Neymar kini mencoba naik banding ke FIFA. Laporan yang berkembang di Spanyol menyebutkan, Neymar dan penasihatnya akan datangi markas FIFA, untuk meminta ijin perpindahan sementara ke PSG.

Presiden LaLiga, Javier Tebas, telah mengancam dalam sebuah wawancara bahwa Liga Spanyol tak akan menerima pembayaran PSG untuk klausul pelepasan Neymar. Ia mengatakan, hal itu berpotensi melanggar peraturan UEFA mengenai FFP.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here