Ini Alasan Ousmane Dembele Dijuluki Si Nyamuk

Surat kabar asal Spanyol, Mundo Deportivo, kini mengerti mengapa Ousmane Dembele dijuluki ‘Mosquito’ (si nyamuk).

Liga Spanyol  - Ini Alasan Ousmane Dembele Dijuluki Si Nyamuk

Ousmane Dembele gabung Barcelona dari Borussia Dortmund bulan lalu, dengan mahar sebesar 96 juta poundsterling atau sekitar Rp1,68 triliun. Ia jadi pengganti Neymar yang hijrah ke Paris Saint-Germain setelah tim asuhan Unai Emery tersebut membayar Rp3,4 triliun.

Pada akhirnya, transfer Dembele bisa menelan biaya hingga 136 juta pounds (Rp2,38 triliun) jika ditambah bonus, dan itu membuatnya menjadi pemain termahal kedua sepanjang masa setelah Neymar.

Pemain berusia 20 tahun itu telah membuat banyak penggemar dan media gembira di Spanyol, karena ia terlihat menyesuaikan diri dengan lini serang Ernesto Valverde bersama Lionel Messi dan Luis Suarez.

Dembele membuat assist pada debutnya sebagai pemain pengganti di Barcelona pada kemenangan 5-0 atas Espanyol, sebelum memulai debutnya di Liga Champions dan Barca menang 3-0 atas Juventus pada Rabu (13/9) dinihari WIB.

Pemain asal Prancis itu mendapatkan banyak perhatian di Barcelona, ​​dengan pers Spanyol ingin mengetahui lebih banyak tentang pemain terbaru mereka. Dembele telah dijuluki ‘si Nyamuk’ oleh rekan satu timnya di Barca dan Prancis, Samuel Umtiti dan Lucas Digne.

Namun, mantan pemain Rennes itu bersikeras dia tidak tahu mengapa mereka memanggilnya dengan julukan itu.

Pada hari pengenalannya di Camp Nou, dalam sebuah wawancara dengan Barca TV, Dembele ditanya mengapa ia mendapatkan julukan tersebut dan dia pun hanya mengangkat bahunya menandakan bahwa itu tidak tahu mengapa.

“Mereka terus memanggil saya nyamuk (Mosquito),” katanya sambil tersenyum.

“Saya tidak tahu mengapa, tapi sejak saya bermain dengan Sam (Umtiti) tahun lalu di skuad timnas Prancis, dia telah memanggil saya ‘si Nyamuk’ sejak saat itu. Saya pikir itu karena saya kecil dan saya bergerak cepat,” tambahnya.

Tapi Mundo Deportivo – yang berbasis di Barcelona – yakin mereka tahu alasannya. Wartawan Xavier Bosch menulis, “Kita sudah tahu bahwa fisik dan sepak bolanya sesuai dengan definisi.”

“Seekor nyamuk adalah serangga, tubuh berwarna gelap dan sangat tipis, dengan enam kaki yang sangat panjang yang gerakannya menghasilkan dengungan yang kencang,” ujarnya.

“Dembele kurus dan dengan tungkai yang panjang dan bentuk tubuhnya yang aneh dan dengan kecepatannya, ia sangat sulit untuk dihentikan. Buktinya adalah bahwa dalam lebih dari 90 menit dia telah menyebabkan dua kartu kuning hanya dalam tiga pelanggaran,” tambah Bosch.

“Selain itu, tingginya telah menjadi kunci dalam dua gol yang tercipta dari serangan balik,” ujarnya.

“Banyak yang telah ditulis tentang assist-nya untuk Suarez dalam derby Catalan (melawan Espanyol), namun gol pertama melawan Juventus terjadi setelah kontrolnya dan perubahan arah yang mendadak dan dari situ muncul kisah Lionel Messi dan Gianluigi Buffon,” tandas jurnalis tersebut.