Kylian Mbappe Disarankan Tolak Real Madrid

60

Penyerang AS Monaco, Kylian Mbappe bisa dibilang adalah salah satu pemain muda terbaik saat ini dan jadi incaran para raksasa Eropa

Liga Spanyol  - Kylian Mbappe Disarankan Tolak Real Madrid

David Ginola, selaku mantan gelandang timnas Prancis menghimbau bintang muda AS Monaco, Kylian Mbappe untuk menolak tawaran dari Real Madrid. Ginola menginginkan Mbappe bertahan semusim lagi di Stade Louis II.

Penyerang AS Monaco, Kylian Mbappe bisa dibilang adalah salah satu pemain muda terbaik saat ini di Eropa. Pemain yang baru menginjak usia 18 tahun tersebut memiliki peran sentral atas kesuksesan Monaco menjuarai Ligue 1 dengan mengemas 15 gol dan 11 assist dari 29 laga.

Tidak hanya itu, Mbappe juga turut mengantarkan Les Monégasques melaju hingga babak semifinal Liga Champions dengan torehan enam gol dari sembilan laga. Beberapa klub elit Eropa dikabarkan berminat untuk memboyong Mbappe, salah satu klubnya diantarnya adalah Real Madrid.

Apabila Mbappe memutuskan hengkang saat ini, Ginola mengkhawatirkan Mbappe akan senasib dengan Anthony Martial yang kesulitan berkembang bersama Man United. Karier Martial pun tak kunjung berkembang lantaran dirinya lebih banyak menjadi penghangat bangku cadangan di Old Trafford.

“Mbappe memiliki segalanya di usia yang sangat muda. Ia sangat konsisten dengan Monaco musim lalu, dan itu mungkin kejutan terbesar. Kita semua tahu kualitasnya, tapi ia mengejutkan kita setiap pekan dengan teknik, keahlian, kekuatan dan langkahnya. Dan saya rasa yang terbaik belum keluar darinya,” ujar Ginola kepada talkSPORT.

“Anda terkadang melihat pemain muda meninggalkan rumah mereka untuk pergi ke tempat yang lebih besar dan mereka tidak sukses karena terlalu rumit dan terlalu banyak tekanan. Mbappe tampaknya memiliki orang yang tepat di sekitarnya. Ayahnya dan agennya adalah penasehat yang baik, jadi saya kira ia akan membuat pilihan yang tepat,” imbuhnya.

“Namun masalahnya, bila ada begitu banyak uang di atas meja, ini bukan hanya tentang Anda. Klub akan berpikir dua kali tentang hal tersebut. Rupanya Monaco ingin menaruh banyak uang di atas meja untuk mempertahankannya selama satu tahun lagi, jadi kita harus menanti dan melihatnya,” pungkasnya.