Neymar Senior Tuduh Barcelona Lakukan Pemaksaan

188

Ayah Neymar mengaku kecewa dengan Barcelona yang enggan membayar kewajiban loyalty bonus setelah anaknya hengkang ke PSG.

Liga Spanyol  - Neymar Senior Tuduh Barcelona Lakukan Pemaksaan

Neymar Senior menuduh Barcelon melakukan pemaksaan setelah tidak mau membayar uang kesetiaan (loyalty bonus) sebesar Rp 407 Milyar.

Sejatinya uang tersebut harus dibayarkan Barca jika Neymar tetap berada di Camp Nou sampai melewati tanggal 31 Juli.

Namun pemain sayap asal Brasil itu memutuskan untuk menebus klausul pelepasannya yang dipatok di angka Rp 3,5 Trilyun dan pindah ke Parc des Princes pada Rabu (02/08) kemarin.

Diyakini keputusan Neymar untuk hengkang pada tanggal 2 Agustus tersebut dikarenakan ia berharap bisa mendapatkan uang kesetiaan sebesar Rp 407 Milyar.

Tapi Josep Vives, selaku juru bicara Blaugrana menolak untuk membayar kewajibannya dengan menuduh kubu Neymar melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

Salah satu hal yang menurut Vives melanggar kesepakatan adalah sikap tutup mulut Neymar di saat media-media merilis berita perihal kemungkinan dirinya hengkang ke Prancis.

Berbicara kepada stasiun radio Cadena COPE, Neymar Senior mengaku tidak bisa berbuat apa-apa andai Azulgrana menolak untuk membayar.

Ia bersikeras tidak akan tunduk dengan pemaksaan yang dilakukan Barcelona agar anaknya tetap berada di Camp Nou. Barca melakukannya dengan cara menolak membayar bonus tersebut. dan perkataan Vives langsung membuatnya menarik dukungan terhadap klub Catalan tersebut.

Dia pun mengaku sejak saat pertama selalu meminta anaknya tetap tinggal di Barcelona namun kecewa dengan sifat direksi karena telah terlebih dahulu melanggar kesepakatan yang telah dibuat.

Neymar Sr pun mengungkapkan bahwa uang tersebut sejatinya adalah bonus penandatanganan kontrak.

Dengan meningkatnya klausul pelepasan Neymar secara bertahap, seusai kontrak yang ditandatangani tahun lalu, maka jumlah penalti pun akan meningkat.

Kini untuk saat ini ia menolak untuk membahas secara mendetail tapi menekankan ketidakbersalahan pihaknya sehingga dia berjanji tidak akan menghargai apapun yang dikatakan Barcelona di kemudian hari.