Real Madrid Hanya Punya 16 Pemain Outfield

Adubola.com – Real Madrid melakukan perjalanan ke Celta Vigo untuk laga leg kedua perempat final Copa del Rey dengan modal 19 pemain, dengan tiga di antaranya kiper.

Zidane - Real Madrid

Adubola.comReal Madrid melakukan perjalanan ke Celta Vigo untuk laga leg kedua perempat final Copa del Rey dengan modal 19 pemain, dengan tiga di antaranya kiper.

Real Madrid pada Rabu malam (Kamis dinihari WIB) akan menjalani pertandingan besar di ajang Copa del Rey saat mereka melakukan perjalanan ke Celta Vigo.

Celta Vigo berhasil mengalahkan Los Blancos 2-1 di leg pertama, dan Zinedine Zidane berada di tengah-tengah krisis cedera menuju ke pertandingan leg kedua di kandang lawan.

Marca mengungkapkan pada hari Selasa bahwa bek asal Prancis Raphael Varane, yang telah berjuang dengan kebugaran untuk sebagian besar waktu musim ini, sekali lagi ditarik keluar dari skuad.

Hal ini menyisakan Real Madrid dengan hanya 19 pemain fit untuk pertandingan Piala Raja mereka itu.

Ketika Anda mengurangi tiga kiper di skuad, itu berarti Zidane hanya memiliki 16 pemain outfield yang bisa dipilihnya.

Awal pekan Real menegaskan bahwa Marcelo akan keluar sampai bulan, sementara Luka Modric akan kehilangan dua minggu aksi setelah mereka terkena cedera akhir pekan lalu.

Jadi, siapa sajakah 19 pemain itu?

Penjaga gawang: Keylor Navas, Kiko Casilla and Yanez.

Pemain belakang: Sergio Ramos, Nacho, Coentrão, Danilo and Achraf .

Gelandang: Toni Kroos, Casemiro, Kovacic, Marco Asensio, Isco and Enzo Zidane.

Penyerang: Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Lucas Vázquez, Mariano and Alvaro Morata.

Absennya Marcelo bisa terbukti sangat mahal bagi skuad Zinedine Zidane. Mereka akan kehilangan Marcelo untuk leg kedua perempat final Copa Del Rey melawan Celta Vigo, serta potensi laga semi final piala yang sama, juga empat pertandingan Liga Spanyol, termasuk laga ulangan mereka melawan Valencia, dan leg pertama 16 besar Liga Champions melawan Napoli.

Musim ini, Marcelo telah kehilangan lima pertandingan – tiga liga dan dua pertandingan Liga Champions. Selama periode itu, Real Madrid hanya bisa mengklaim satu kemenangan saja melawan Osasuna, dengan tim berbagi angka satu dengan Las Palmas, Borussia Dortmund, Eibar, dan Legia Warsawa.

‘Virus Marcelo’ ini terbukti sangat menentukan di masa lalu. Musim 2015/2016 lalu, bek sayap serbaguna ini melewatkan dua pertandingan melawan Atletico Madrid dan Sevilla, dan keduanya berakhir dengan kekalahan.

Hal yang sama terjadi di musim 2014/15 saat Marcelo absen dalam tiga pertandingan secara total, dan Real Madrid kalah tiga kali, termasuk kekalahan 4-0 melawan Atletico di Estadio Vicente Calderon.