Real Madrid Incar Bek Asal Jerman

Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, menginginkan bek Hoffenheim ini menjadi cadangan untuk Dani Carvajal musim depan.

Liga Spanyol  - Real Madrid Incar Bek Asal Jerman

Menurut laporan Don Balon, Zinedine Zidane meminta Real Madrid mendatangkan seorang fullback untuknya sebagai pengganti Danilo.

Kepergian Danilo ke Manchester City berarti Zidane hanya memiliki Dani Carvajal seorang sebagai bek kanan dan Zidane ingin agar bek TSG 1899 Hoffenheim, Jeremy Toljan, bertindak sebagai pelapis Carvajal.

Carvajal, yang kini berusia 25 tahun, dikatakan memiliki kepercayaan penuh dari Zidane, namun pemain tambahan dibutuhkan karena musim depan akan menjadi musim yang panjang dan sulit bagi Los Blancos. Mereka dilaporkan tertarik untuk memboyong pemain berusia 22 tahun asal Jerman itu.

Madrid sepertinya menganggap Toljan sebagai kandidat bagus terutama karena usianya dan sedikitnya biaya yang harus mereka keluarkan untuk mendapatkannya.

Sejak melakukan debutnya di Hoffenheim pada tahun 2013, dia telah menghasilkan total 59 penampilan dalam empat musim dan bisa main di setiap posisi di lini pertahanan dalam formasi bertiga atau berempat.

Sebanyak 21 penampilannya di semua kompetisi tahun lalu dihabiskan sebagian besar dalam posisi sebagai bek kanan saat pelatih Julian Nagelsmann memimpin tim Die Kraichgauer, yang finis di posisi keempat pada klasemen Bundesliga musim lalu.

Dia juga sempat dimainkan sebagai wingback kiri dan beberapa kali sebagai centerback dan fullback.

Toljan, yang memiliki satu musim tersisa pada kontraknya saat ini, adalah bagian dari tim Jerman yang menempati posisi kedua di Olimpiade tahun lalu dan juga tim yang menang di Euro U-21 baru-baru ini dan dia tampil di setiap pertandingan yang dimainkan pada kedua turnamen tersebut.

Namun, Madrid tampaknya bukan satu-satunya klub yang meminati pemain muda tersebut. Menurut football.london, Tottenham Hotspur, Chelsea dan Napoli semuanya dikatakan tertarik pada Toljan.

Dijelaskan sebagai pemain atletis dan berbakat yang bisa memainkan berbagai peran di lini tengah dan pertahanan, dia pasti akan menjadi pemain bagus untuk klub manapun. Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, tapi ada cukup waktu baginya untuk mengembangkan dan memenuhi potensi besarnya.

Namun, Real Madrid adalah tempat untuk melakukan itu. Peluang pasti akan datang dengan sendirinya saat Zidane terlihat terus merotasi skuadnya, namun pada usia 22 tahun, dia perlu tampil setiap pekan jika dia ingin melanjutkan perkembangannya.