Real Madrid Berusaha Akhiri Kutukan Logo Club World Cup

Real Madrid berusaha akhiri kutukan logo Club World Cup di jersey mereka, seperti dialami mereka sendiri, selain Barcelona dan Bayern Munchen dua, tiga tahun lalu.

Liga Spanyol  - Real Madrid Berusaha Akhiri Kutukan Logo Club World Cup

Real Madrid berusaha akhiri kutukan logo Club World Cup di jersey mereka, seperti dialami mereka sendiri, selain Barcelona dan Bayern Munchen dua, tiga tahun lalu.

Liga Spanyol  - Real Madrid Berusaha Akhiri Kutukan Logo Club World Cup

Adubola.com – Logo Club World Cup selama bertahun-tahun terbukti menyebabkan tim yang menyandangnya kehilangan semua gelar di akhir musim, selain kalah secara memalukan.

Lencana pemenang Piala Dunia Klub tidak selalu membawa keberuntungan bagi tim yang meraihnya, seperti yang dicontohkan sendiri oleh Real Madrid di bawah asuhan Carlo Ancelotti selama musim 2014/15, yang akan selalu menjadi pengingat sempurna.

Lebih sering daripada tidak, keberhasilan meraih trofi dan lencana Club World Cup telah mengisyaratkan bahwa puncak sudah tercapai, sehingga lebih sulit untuk tetap bertahan di atas.

Berikut adalah contoh tim-tim yang telah terkena kutukan lencana Piala Dunia Klub tersebut:

Real Madrid

Skuad Carlo Ancelotti telah memenangkan Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa dan Club World Cup FIFA untuk mengakhiri tahun 2014 secara luar biasa, tapi tim yang tersisa terlihat compang-camping saat Rafa Benitez meninggalkannya di Desember 2015.

Sebelum penunjukan Benitez, Real Madrid kalah 4-0 di Estadio Vicente Calderon, tersingkir keluar dari Liga Champions, membuang enam poin di Liga Spanyol, yang menyebabkan Carlo Ancelotti harus pergi. Itu merupakan akhir yang mengejutkan untuk masa jabatannya setelah sepak bola luar biasa yang ditampilkannya hanya beberapa bulan sebelumnya.

Kedatangan Rafa Benitez pada bulan Juni sudah salah tunjuk sejak awal, dengan hal-hal berubah dari buruk menjadi lebih buruk lagi.

Barcelona

Barcelona tersingkir keluar di perempat final untuk Atletico Madrid yang akhirnya menjadi runner up. Dalam dua El Clasico tahun itu, Real Madrid memenangi satu dan draw satu lainnya meskipun keduanya digelar di Camp Nou.

Bayern Munchen

Gagal menjadi pemenang Liga Champions dua tahun berturut-turut menyebabkan keraguan pada kehebatan Pep Guardiola di Allianz Arena. Kekalahan 5-0 agregat dari Real Madrid menjadi catatan terburuk dari karir pelatih Catalan ini.

Corinthians

Bukan hanya tim-tim Eropa yang dikutuk, karena kembali pada tahun 2012 Corinthians juga merasakan beratnya beban lencana Piala Dunia Klub itu di jersey mereka.

Meskipun mengalahkan Chelsea di final, mereka tidak bisa mengulang sukses Copa Libertadores dan mengakhiri tahun ini dalam performa terburuknya.

Inter Milan

Inter gagal untuk memenangkan Scudetto berturut-turut dan kalah dari Schalke di Liga Champions.

Setelah Inter di bawah asuhan Jose Mourinho memenangkan treble bersejarah di musim 2009/10, Rafa Benitez mengambil alih di San Siro. Meskipun memenangkan Piala Dunia Klub, ia tidak sedikit pun berhasil melanjutkan kesuksesan pendahulunya.

LEAVE A REPLY