Real Madrid Pecah Gara-gara Toni Kroos

Suasana kamar ganti Real Madrid dipastikan akan tegang setelah Toni Kroos mengirim ucapan Tahun Baru yang membuat marah rekan setimnya asal Brasil, Marcelo.

Liga Spanyol  - Real Madrid Pecah Gara-gara Toni Kroos

Suasana kamar ganti Real Madrid dipastikan akan tegang setelah Toni Kroos mengirim ucapan Tahun Baru yang membuat marah rekan setimnya asal Brasil, Marcelo.

Adubola.com –¬†Ketika para pemain dan suporter Brasil mulai pulih dari penghinaan yang dilakukan Jerman dengan skor 7-1 saat mengalahkan mereka di Piala Dunia 2014, pemain Real Madrid Toni Kroos mengirim mereka satu pengingat atas pertandingan itu pada malam tahun baru.

Bintang Real Madrid mengirim twit ucapan selamat Tahun Baru dengan menggunakan bendera Brasil sebagai pengganti angka 1 dan bendera Jerman sebagai pengganti angka 7.

Brasil dibantai oleh pemenang Piala Dunia itu di kandang sendiri pada partai semi final Piala Dunia 2014, yang mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh dunia.

Toni Kroos menjadi bintang dalam kekalahan Brasil tersebut, mengantongi dua gol di pertandingan bersejarah tersebut, dan dia tidak bisa menahan diri untuk menggosok garam pada luka lebih dari dua tahun kemudian setelah permainan berakhir.

Menanggapi banyak respons amarah usai twitnya, ia mengatakan: “Banyak perhatian untuk satu lelucon kecil. Berharap Anda semua aman dan selamat tahun baru!”

Liga Spanyol  - Real Madrid Pecah Gara-gara Toni Kroos

Playmaker itu mungkin masih merasa kecewa atas kekalahan 2-0 dari Brasil pada final Piala Dunia 2002, tapi sang pemain berusia 26 tahun itu adalah yang tertawa paling akhir.

2016 merupakan tahun yang luar biasa untuk Kroos, ia memenangkan Liga Champions pertamanya dengan Los Blancos, dan kemudian pada bulan Desember membantu timnya memenangkan FIFA Club World Cup.

Bek Real Madrid Marcelo tidak membalas secara frontal ejekan Toni Kroos itu. Ia hanya menyerukan respect untuk tidak lagi menyinggung laga memalukan tersebut.

Balasan paling telak justru datang dari legenda Brasil Ronaldo. Ia merujuk pada kemenangan 2-0 Brasil atas Jerman di final Piala Dunia 2002. Pada salah satu golnya, Toni Kroos menjadi penyebab jalur serangan terbuka lebar dan salah satu pemain terbaik Brasil sepanjang masa itu memanfaatkannya.

Dengan La Liga tengah dalam istirahat musim dingin, Toni Kroos dan Real Madrid tidak bermain lagi sampai 4 Januari, tetapi sang pemain Jerman sudah menyebabkan keretakan tim di awal tahun 2017.

LEAVE A REPLY