Belanda Gagal, Selamat Tinggal Arjen Robben

Belanda harus menang tujuh gol tadi malam, dan gagal. Ini untuk kali kedua berturut-turut tim Oranje gagal lolos ke turnamen besar.

Arjen Robben, Timnas Belanda
Arjen Robben, Timnas Belanda

Belanda harus mengalahkan Swedia di Amsterdam pada Selasa malam dengan selisih tujuh gol guna melompati lawan mereka itu untuk memperebutkan satu tempat play-off di Grup A.

Meski Belanda menang 2-0, tapi skor itu tidak cukup untuk mencegah Swedia mengamankan tempat play-off dengan finish di urutan kedua di Grup A. Sementara itu Prancis berhasil memegangi puncak grup berkat kemenangan 2-1 atas Belarusia di Paris, tadi malam.

Kegagalan Belanda untuk lolos ke Piala Dunia musim panas mendatang terasa sangat kontras. Ingat bahwa pada tujuh tahun yang lalu Belanda mencapai final Piala Dunia di Afrika Selatan, di mana mereka akhirnya kalah 1-0 dari Spanyol setelah perpanjangan waktu.

Mereka mengikuti hal itu dengan turnamen Euro 2012 yang malang di Polandia dan Ukraina. Oranje kalah pada ketiga pertandingan grup mereka dan gagal mencapai babak sistem gugur kompetisi.

Belanda, bagaimanapun, berhasil memesan tempat mereka di Piala Dunia 2014 di Brasil, di mana mereka memenangkan semua pertandingan grup mereka, termasuk balas dendam 5-1 atas Spanyol yang mengesankan.

Setelah kemenangan grup lebih lanjut atas Australia dan Chile, Belanda mencapai babak semifinal namun dikalahkan oleh finalis Argentina melalui adu penalti.

Segala sesuatunya kemudian merosot untuk Belanda setelahnya dengan negara tersebut gagal lolos ke Euro 2016 di Prancis dan, sekarang, gagal lolos pula ke Piala Dunia 2018.

Skuad Dick Advocaat sebenarnya tampak positif sejak awal musim kualifikasi untuk putaran final musim panas mendatang di Rusia. Tim Oranje memulai masa babak penyisihan ini dengan hasil imbang 1-1 ke Swedia dan menang 4-1 melawan Belarusia.

Namun kekalahan 1-0 di kandang Prancis pada Oktober 2016, kekalahan mahal di tangan Bulgaria pada Maret 2017, ditambah kekalahan 4-0 dari Prancis di Paris lima bulan kemudian membuat peluang mereka lolos dalam keraguan besar.

Meskipun mengalahkan Belarusia 3-1 pada hari Sabtu, kemenangan 8-0 Swedia atas Luksemburg pada malam yang sama berarti Belanda jatuh ke posisi ketiga di Grup A dengan selisih gol.

Manajer Belanda Dick Advocaat telah menyebut gagasan bahwa Swedia bisa mengalahkan Luksemburg dengan skor 8-0 sebagai “bodoh”, saat ia ditanya tentang pertandingan tersebut pekan lalu. Tapi setelah para pemain Swedia mengamankan laga dengan skor besar, itu berarti bahwa bahkan kemenangan di Amsterdam pada Rabu dinihari WIB pun tak akan menjadi jaminan tim Advocaat memastikan tempat di Rusia. Dan itu sudah terbukti tadi malam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here