Chile Banding, Satu Wakil Amerika Selatan Bisa Batal ke Rusia

Chile akan banding ke FIFA menyangkut satu negara Amerika Selatan yang terang-terangan melakukan pengaturan skor. Siapa?

Pemain Chile kecewa usai kekalahan dari Brasil 3-0
Pemain Chile kecewa usai kekalahan dari Brasil 3-0

Juara Amerika Selatan, Chile, mempertimbangkan untuk melakukan banding atas alasan pengaturan skor pertandingan pada pertandingan Peru vs Kolombia.

Chile gagal lolos ke Piala Dunia di Rusia setelah kalah 3-0 dari Brasil pada hari terakhir kualifikasi zona Amerika Selatan (Conmebol). Seandainya hasil itu berakhir lain, mereka masih bisa mengamankan satu tempat bermain di Piala Dunia musim panas mendatang.

Namun, hasil imbang Peru vs Kolombia 1-1 di jam yang sama berarti sang tuan rumah bisa melaju ke atas Chile di posisi kelima klasemen Conmebol dengan selisih gol.

Menurut laporan The Mirror, skuad yang antara lain dimotori pemain Bayern Munchen Arturo Vidal itu, akan memprotes hasil tersebut karena adanya pengaturan skor di laga lainnya pada saat yang sama.

Rekaman pertandingan menunjukkan pemain AS Monaco Radamel Falcao berbicara dengan sejumlah pemain Peru di lapangan saat laga hanya tersisa beberapa menit lagi.

Dipercaya bahwa dia memberi tahu para pemain Peru untuk bertahan dalam hasil imbang 1-1, karena hasilnya berarti kedua tim lolos dengan mengorbankan Chile.

Hasil imbang 1-1 tersebut, ditambah dengan kekalahan Chile 3-0 di tangan tuan rumah Brasil, menyebabkan sang juara Amerika Selatan tersebut gagal melajut ke putaran final Piala Dunia 2018.

Hanya empat urutan teratas tim zona Conmebol yang lolos otomatis, dan satu tim di urutan kelima akan menjalani babak play-off melawan juara zona Oseania, Selandia Baru.

Hasil imbang Peru 1-1 melawan Kolombia, ditambah dengan kemenangan Brasil 3-0 atas Chile menyebabkan skuad Radamel Falcao dan kawan-kawan duduk di urutan keempat tim, di bawah Brasil, Uruguay dan Argentina. Sementara Peru lolos play-off di urutan kelima klasemen.

Striker Kolombia Radamel Falcao mengakui dirinya dan pemain tengah Peru, Renato Tapia, sepakat bahwa hasil draw akan sama-sama mengirim timnya dan Peru ke tahap selanjutnya di ajang Piala Dunia 2018.

Mantan pemain gagal Manchester United dan Chelsea itu kemudian mengakui bahwa ia memberi tahu sejumlah pemain Peru bahwa mereka tidak perlu mencoba mencetak gol kemenangan karena skor 1-1 akan membawa Kolombia lolos ke Rusia dan Peru masuk ke babak play-off.

Dan memang tidak ada gol lebih lanjut pada malam itu di kandang Peru, dan skenario selanjutnya adalah Peru sekarang akan bertanding melawan Selandia Baru dalam dua leg untuk memperebutkan satu tiket untuk putaran final.

Falcao mengatakan setelah pertandingan: “Kami tahu [hasil] apa yang terjadi di pertandingan lainnya [Brasil vs Chile], kami bermain dengan [mengetahui] hasil lainnya dan pada saat itu [saya mencoba] untuk memberitahukannya [ke pemain Peru].”

Tapia juga mengakui dalam sebuah wawancara pada hari Rabu bahwa dia telah mendiskusikan hasil pertandingan Brasil vs Chile dengan Falcao, namun membantah bahwa kesepakatan berhasil dicapai di lapangan.

“Dalam lima menit terakhir, para pemain Kolumbia mendekati kami. Mereka tahu apa situasinya di pertandingan lainnya,” kata Tapia kepada Panamericana TV.

“Jadi kami mengelola permainan seperti yang kami butuhkan … Saya berbicara dengan Radamel, yang mengatakan bahwa kami berdua akan lolos [kalau skor bertahan seperti ini], tapi inilah sepak bola dan kami bermain untuk menang.”

Permohonan banding Chile didasarkan pada paragraf 6.3.2 pedoman FIFA tentang pengaturan hasil pertandingan, yang mendefinisikannya sebagai “mempengaruhi secara tidak sah arah atau hasil pertandingan.”

Jika Kolombia dinyatakan bersalah, mereka bisa dilarang sama sekali dari Piala Dunia. Chile kemudian akan mengambil alih tempat mereka. Namun jika banding ditolak maka  Alexis Sanchez dan Chile tidak akan terlibat dalam Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2014.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here