Ditahan Uruguay, Jorge Sampaoli: Rasanya Pahit!

Pelatih Argentina Jorge Sampaoli mengakui, ‘rasanya pahit sekali’ melihat timnya bermain imbang, 0-0, melawan Timnas Uruguay di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018.

Piala Dunia  - Ditahan Uruguay, Jorge Sampaoli: Rasanya Pahit!

Pelatih Argentina Jorge Sampaoli mengaku tak senang setelah timnya ditahan imbang tanpa gol dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Uruguay, Jumat (1/9) pagi WIB.

Jorge Sampaoli mengaku, ‘rasanya pahit’ melihat timnya bermain imbang 0-0 melawan Uruguay di laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia Rusia ini.

Dalam pertandingan kompetitif pertama Sampaoli, Argentina tidak dapat mencetak gol di Montevideo, Kamis (31/8) waktu setempat. Akibatnya, Argentina tetap bertengger di posisi kelima – tempat play-off, dalam kualifikasi Piala Dunia Rusia zona CONMEBOL kali ini.

Dan, mantan pelatih Sevilla itu merasa kecewa karena timnya gagal menang, di mana tempat bagi Argentina di Rusia 2018 nanti masih jauh dari meyakinkan.

“Kami harus menang karena situasi di klasemen yang belum menguntungkan. Hasil ini masih menyisakan kami untuk bisa lolos langsung,” ujar Sampaoli.

“Kami datang mencari yang lain … tapi kami merasakan sesuatu yang pahit,” tambah Sampaoli.

Di awal pertandingan, Sampaoli mainkan trio penyerang baru, yakni Lionel Messi, Paulo Dybala dan Mauro Icardi. Namun, tim tamu tetap tak dapat mencetak satu gol pun.

Bintang Barcelona Lionel Messi mendapat pujian dari Sampaoli, sembari mengklaim bahwa mereka layak mendapatkan penalti. Sementara, Argentina selanjutnya akan menjadi tuan rumah dalam laga kontra Venezuela, Selasa (4/9) pekan depan.

“Ketiganya mencoba, dan punya peluang,” katanya. “Bahkan ada penalti yang bisa diberikan kepada Icardi.”

“Messi sangat bagus. Sepanjang pertandingan, kami melihat Messi yang benar-benar mengambil alih pertandingan dan jalani pertandingan yang sangat bagus,” tandasnya.

Laga ini sekaligus menjadi caps kedua bagi penyerang Inter Milan, Mauro Icardi, di tim senior Argentina, saat ia menggantikan posisi penyerang Juventus, Gonzalo Higuain, yang ditinggalkan dari skuad.