Kabar Buruk dari Rusia Jelang Piala Dunia 2018

Tender hak siar yang dilakukan Rusia terkait Piala Dunia 2018, ternyata sepertiga lebih rendah dari angka yang ditetapkan FIFA. Lalu, bagaimana dengan tayangan pertandingan di event empat tahunan tersebut tahun depan?

Piala Dunia  - Kabar Buruk dari Rusia Jelang Piala Dunia 2018

Gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia akan digelar dalam waktu kurang dari satu tahun lagi. Sampai saat ini, sejumlah negara termasuk tuan rumah, Rusia, belum dapatkan lisensi atas hak siar audiovisual yang bisa membuat mereka siarkan berbagai pertandingan Piala Dunia kepada masyarakat di negara mereka.

Bahkan Rusia sendiri, sangat jauh dari kesepakatan dengan FIFA, terkait hak siar media untuk acara tersebut. Padahal, Rusia-lah tuan rumahnya, dan harusnya bisa lebih intens siarkan pesta olahraga tersebut.

Saluran televisi milik pemerintah Rusia, Piervy Kanal (Channel One-Russia), Telekanal Rossiya (Rossiya-1) dan Gazprom milik NTV (HTB) membentuk sebuah konsorsium untuk proses tender hak siar audiovisual FIFA. Namun, mereka hanya tawarkan sepertiga dari jumlah yang diminta oleh badan otoritas sepakbola dunia tersebut.

“Mereka menuntut 120 juta dolar AS untuk siarkan keseluruhan turnamen tersebut, tapi kami tidak punya uang sebanyak itu. Paling banyak, kami hanya bisa membayar antara 38 sampai 40 juta dolar saja,” ujar Wakil Perdana Menteri Rusia, Vitaly Mutko, menjelaskan.

“Jumlah itu terlalu berlebihan, dan sangat tinggi bagi kami. itu tak pantas diberlakukan pada kami,” tambah Kepala Produksi di Channel One, Alexander Faifman.

Perbedaan dalam sudut pandang, selain dari 80 juta dolar yang memisahkan permintaan dan distribusi Departemen Penjualan FIFA serta tender yang ditawarkan oleh saluran televisi Rusia, hak siar media setempat juga dipersulit oleh fakta bahwa FIFA telah melipatgandakan biaya untuk memperoleh hak siar sejak Piala Dunia terakhir tahun 2014 silam.

Dalam Piala Dunia 2014 di Brasil, Globo Group Brasil telah selesaikan berbagai persyaratan terkait hak siar audiovisual mereka secara nasional untuk event tersebut sejak delapan tahun sebelumnya.

Sejauh ini, 134 negara telah memperoleh hak siar dari berbagai tingkatan, di mana beberapa negara telah menikmati paket lengkap untuk hak televisi, radio, internet dan perangkat bergerak. Tapi, Rusia bukan satu-satunya yang masih memperjuangkan hak siar mereka.

Di Spanyol, Mediaset (Telecinco) dann AtresMedia (Antena 3) harus bertarung dapatkan hak siar untuk bisa tayangkan event itu di seantero Spanyol. Pada tahun-tahun sebelumnya, Sogecable berhasil membeli hak siar untuk Piala Dunia Afrika Selatan 2010, bahkan dua tahun sebelum turnamen tersebut digelar.

Sementara Mediaset, mendapat hak siar untuk Piala Dunia Brasil, hanya 12 bulan sebelumnya. Saat ini, FIFA kabarnya akan menutup proses tender hak siar Piala Dunia Rusia pada akhir tahun ini, atau di awal tahun 2018 mendatang.

Saat ini, sebagian besar negara dikabarkan sudah mendapat lisensi hak siar mereka. Di Jerman, Piala Dunia 2018 akan bisa ditonton di televisi ARD dan ZDF; lalu di Inggris, berbagai pertandingan Piala Dunia Rusia akan ditampilkan di saluran BBC dan ITV.

Sedangkan di Prancis, saluran televisi TF1 dan beIN Sports jadi pemegang hak siar atas event tersebut. Lalu, di Amerika Serikat, siaran pertandingan Piala Dunia tahun depan akan ditayangkan saluran televisi Fox dan Telemundo.

LEAVE A REPLY