Luka Modric, Real Madrid

Adubola.com – Luka Jovic menjelaskan bahwa sebagai striker tugasnya adalah mencetak gol dan ia merasa bakatnya dalam menjebol gawang lawan telah didapat sejak kecil.

Pemain asal Serbia, Luka Jovic yang bergabung dengan Real Madrid dalam kesepakatan senilai 60 juta euro (964 miliar rupiah) dari Eintracht Frankfurt musim panas ini berbicara tentang kemampuannya mencetak gol dan mengungkapkan pemain depan yang menginspirasinya.

“Semua orang dalam hidup memiliki bakat tertentu, dan saya pikir bakat saya adalah untuk mencetak gol,” tulis Jovic dalam The Players Tribune, seperti dikutip oleh Marca.

“Saya tidak tahu bagaimana akhirnya saya bermain sebagai striker, tetapi sepanjang saya bisa mengingatnya, saya selalu terobsesi dengan mencetak gol.”

“Saya ingat menonton video Roger Milla dengan Kamerun di Piala Dunia 1990 dan, tentu saja, Ronaldo dari Brasil, saya terobsesi dengan cara dia menggiring bola melewati kiper. Saya menyaksikan gol-golnya dan kemudian menirunya di rumah.”

Jovic kemudian menjelaskan tentang kenangan masa kecil yang menyakitkan. “Ketika saya berusia sembilan atau sepuluh tahun, kakak perempuan saya sakit parah, itu adalah momen yang mengubah kehidupan kami,” lanjutnya.

“Saya jarang berbicara tentang ini, tetapi ketika saya berusia sembilan atau sepuluh tahun, saudara perempuan saya didiagnosis menderita leukemia dan itu sangat mempengaruhi kehidupan keluarga saya.”

“Ibu saya harus berhenti bekerja untuk merawat saudara perempuan saya dan saya tinggal bersama ayah dan kakek saya, sambil berlatih setiap hari dengan Red Star of Belgrade.

“Ketika saudara perempuan saya berhasil mengalahkan penyakitnya, dia memberi saya kekuatan untuk berhasil, saya ingin menjadi pemenang seperti dia.”

“Saya berasal dari kota yang terdiri dari 105 rumah dan sekarang melihat semua yang telah saya raih dan semua yang akan datang, semua dalam hidup saya telah berlalu dengan sangat cepat, saya hanya bermimpi bermain untuk Red Star Belgrade (klub asal Serbia) beberapa tahun yang lalu.”

“Sekarang saya telah bermain di semifinal Liga Europa, di liga-liga top dan saya ingin bermain di Piala Dunia dan sekarang bergabung dengan Real Madrid ini sungguh luar biasa.”

“Saya tidak pernah meragukan keteguhan hati saya, hal yang paling penting bagi seorang striker adalah kepercayaan diri.”