Sinisa Mihajlovic

Adubola.com – Sinisa Mihajlovic menulis surat terbuka untuk berterima kasih kepada semua orang atas dukungan yang mereka berikan kepadanya setelah dirinya diagnosis menderita leukemia.

Pelatih Bologna dan mantan pemain berusia 50 tahun, Sinisa Mihajlovic mengungkapkan bahwa dirinya menderita leukemia dalam konferensi pers yang emosional pada akhir pekan dan dukungan untuk kesembuhan mengalir dari seluruh dunia sepakbola.

Dia mulai melakukan perawatan besok dan berjanji untuk terus bekerja sebagai pelatih Rossoblu.

“Ada saat-saat dalam hidup ketika Anda menemukan diri Anda berjuang melawan lawan yang sulit dikalahkan atau menghadapi masalah yang rumit untuk diselesaikan,” tulis Mihajlovic di La Gazzetta dello Sport.

“Saya sedang melalui momen seperti itu sekarang, tetapi saya merasa sangat beruntung, karena saya tahu bahwa saya tidak sendirian. Saya menemukan bahwa di samping saya, saya memiliki dukungan yang sangat besar.”

“Selama beberapa hari terakhir, saya telah tersapu oleh lautan kasih sayang, solidaritas, dan energi positif yang memberi saya dorongan luar biasa dan kepastian bahwa saya akan memenangkan pertempuran melawan leukemia ini.”

“Saya menerima ribuan pesan. Saya dapat meyakinkan Anda, saya membaca semuanya, satu per satu: semuanya bagi saya mewakili belaian, pelukan dan menyentuh hati saya.”

“Ini adalah hari-hari yang sulit dan saya minta maaf jika saya tidak membalas dan berterima kasih kepada kalian semua. Saya melakukannya di sini, sekarang, terima kasih kepada La Gazzetta dello Sport dan Presiden Torino Urbano Cairo, yang dengan penuh kasih memberi saya ruang ini dalam korannya.”

“Terima kasih atas dukungan dari Presiden klub yang pernah saya latih dan yang pernah saya perkuat saat saya mejadi pemain, atau bahkan klub dimana saya tidak pernah bekerja untuk mereka, saya namun masih menunjukkan rasa hormat dan kasih sayang.”

“Terima kasih kepada mantan rekan setim dan lawan dari masa-masa saya sebagai pemain, pemain saya yang saya latih hari ini dan bahkan mereka yang tidak pernah saya bimbing, namun mereka masih berkata: ‘Forza Mister (tetap kuat tuan).’

“Terima kasih kepada para penggemar tim ‘saya’ dan mereka yang saya hadapi mengenakan jersey yang berbeda. Sangat banyak dari mereka yang mungkin mengejek atau mengkritik saya di lapangan, tetapi kali ini mereka mendorong saya dan menulis ‘jangan menyerah, Sinisa.”

“Terima kasih kepada mereka yang tidak hanya dari dunia olahraga, tetapi juga politik dan hiburan, yang menunjukkan dukungan mereka. Terima kasih kepada teman-teman dekat saya yang bertemu di banyak kota selama karier saya.”

“Dan terima kasih kepada masyarakat umum, orang-orang yang tidak terkenal. Mereka yang mengenal saya sadar saya menilai setiap orang bukan dengan melihat siapa mereka. Dari pesan yang datang dari Kepala Negara (sungguh tak dapat dipercaya …) hingga surat yang diterima dari seorang anak yang membuat saya tersenyum, Anda semua penting.”

“Terima kasih terima kasih terima kasih. Anda telah menyentuh hati saya. Saya sudah kehabisan air mata, sekarang saya siap bertarung. Kita akan segera bertemu, Sinisa Mihajlovic.”